“Nggak ada yang mau kamu jelasin?” Tanya Aril ke Rasya dengan melirik ke arah Gabriel yang menatapnya diam. Rasya diam. Tak mengeluarkan suara apapun. Ia mengambil nafas lalu mengeluarkannya perlahan. Merubah ekspresinya setenang mungkin. “Mau minta penjelasan apa? Udah tau kan?” Tanya Rasya kembali. Aril mendecak, ia mengacak rambutnya sebal. Sampai akhir Rasya tak mau mengatakannya. Tapi mendengar jawaban Rasya. Aril sedikit lega. Rasya tak menyembunyikannya. Ia langsung berjalan mendekati Gabriel yang berada disamping Rasya. Aril langsung berlutut di depan putranya agar bisa menatapnya lebih jelas. Harus Aril akui, anaknya ini benar-benar mirip sepertinya waktu kecil dulu. “Gabriel apa kabar?” Tanya Aril dengan menyentuh pipi Gabriel dengan tersenyum. “Dady kangen banget sama Gabr

