Keadaan Keino membaik sehingga ia di perbolehkan untuk pulang. Rasya sangat bersyukur karena hal itu. Meskipun hubungan Keino dan ibunya sama sekali belum membaik. Setidaknya masih ada harapan meskipun kecil. Dari yang ia dengar dari mamanya, Keino pernah mengajaknya berbicara sekali. Itu sudah kemajuan, karena biasanya Keino akan mendiamkannya. Rasya membantu membersihkan kamar Keino sementara Keino mengerjakan tugasnya. Beberapa teman Keino baik karena telah membawakannya catatan dan pr yang harus di kerjakan Keino. Sebenarnya jika boleh jujur Rasya ingin sekali menyuruh Keino berhenti sekolah dan melakukan homescholling. Tapi melihat Keino tersenyum senang bak orang yang mendapatkan hidupnya setelah sekian lama. Rasya akhirnya mengizinkannya. “Mau kakak buatin s**u?” Tanya Rasya.

