Aril dihadang ketika hendak masuk kedalam Apartemen Darrell. Ia dilarang masuk. Aril tak peduli, ia menghajar para satpam itu dan berusaha menerobos masuk. “Tuan muda hentikan. Kalian semua berhenti!” Aril berhenti lalu menoleh kebelakang. Ia melihat orang parubaya itu tajam. Aril mengenal orang itu. Dia Seketaris pribadi Darrell. Edgar namanya. “Tuan Darrell tidak di Apartemen.” Kata Edgar. “Dimana orang itu?” Tanya Aril. “Saya tidak tahu.” Jawabnya sopan. “Lalu kenapa kau disini?” “Saya ingin memberikan berkas ini untuk ditanda tangani.” Jawabnya lagi. “Sialan!” Maki Aril. Ia langsung berbalik pergi. Aril menelfon teman-temannya bertanya dimana Darrell berada. Tapi tak ada satu pun yang tau. Aril menghela nafas. Ia langsung mengemudikan mobilnya pulang. Mungkin dia hanya ber

