Undangan pernikahan Sean dan Gisel sudah tersebar. Kini Aril di tatap oleh Michele mama tirinya yang sudah ia anggap sebagai mama kandungnya sendiri. Tak hanya Michele papa dan neneknya juga ikut menatapnya tajam. Adik-adiknya melihat orangtua mereka tak paham. “Sean mau nikah.” Kata Michele. “Terus?” “Ya kamu nggak mau nikah?? Setidaknya kalau belum mau nikah, kenalin calon kamu ke kita.” Lanjut Michele. Michele tau putranya itu punya seseorang yang ia suka. Terbukti ia yang tiba-tiba membawa perempuan ke Lebanon memperkenalkannya sebagai calon istri dan mengembelikan warna rambut dan matanya seperti semula. Aril diam saja. Tak menyahut. “Papa denger katanya kamu ke Lebanon bareng perempuan siapa?” Tanya Papanya kini. “Kamu bawa perempuan buat ziarah ke Mommy-mu?? Siapa anak itu?”

