Ada yang berubah, selalu ada yang tak menentu dan tak pasti karena hati dan rasa selalu berbalik arah. Ada yang menjadi indah dan melukis kenangan, ada yang menemani hingga tua dengan saling berbalas rasa, ada juga yang selalu mengalami kepahitan tanpa gula, yang selalu masam dan membuat rahang kesakitan. Tapi mengapa itu selalu ada? kenapa tak hanya sekali dua kali, kenapa itu ada dan hadir di setiap waktu di usia yang seharusnya telah memiliki segalanya, tapi kadang saat segalanya berhasil dimiliki namun tak berarti tanpa cinta. Kata orang, cinta itu adil dalam semua hal, cinta itu segalanya dan menguatkan dalam berbagai kondisi dan situasi, tapi mengapa itu seolah hanya ilusi kebohongan semata di dalam hidup seorang Rena. Dia hidup dan menjalani hari-hari tanpa kepedulian yang nyata, s

