Sama seperti hari-hari sebelumnya, Rena masih sibuk dengan aktivitasnya sebagai dokter dan kini tugasnya bertambah sebagai asisten sementara dari Gilang, selama asisten tetapnya masih sibuk di luar kota. Dan di gantikan sementara oleh Rena sesuai keputusan kepala pimpinan rumah sakit Gelora Karya. Di dalam pikirannya sama sekali tidak berpikir tentang kelanjutan hubungannya dengan Gibran, dia terlalu tidak peduli dan hanya iya-iya saja dengan akhir keputusan. Gilang terus berjalan mengikuti Rena dari belakang yang dari tadi terus mengelak untuk di ajak bicara. Gilang tetaplah Gilang yang keras kepala dan cerewet seperti wanita kadang membuat Rena malas bicara dengannya berbeda dari pegawai atau dokter lainnya yang malah kegirangan saat diajak bicara oleh Gilang, kadang Rena menggelengkan

