Bab 38

1425 Kata

Kucoba belajar banyak dari matahari, meskipun dia begitu mencintai Bumi, akan tetapi dia mengerti mendekat pada sang kekasih justru membinasakannya.    Banyak sekali pikiran yang berputar dalam otakku selepas pertemuan dengan Jek beberapa hari lalu. Mulai dari caranya menyampaikan sesuatu agar bisa melindungiku. Sampai bagaimana ia menceritakan pembicaraannya dengan pak Firman. Semua hal itu sekarang menumpuk di otakku. Berputar-putar mencari jalan keluar yang tidak membuat sakit salah satu pihak. "Fa .... " Panggil ibuku saat membuka pintu kamar. Senyuman tergambar di bibirnya saat melihatku. Terpatri paten di wajah senjanya. Tanpa dipaksa, bibirku turut membalas senyuman itu. Mempersilakan ibuku masuk ke dalam kamar di waktu yang cukup malam ini. "Kenapa belum tidur?" tanya ibuku m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN