Bab 37

1304 Kata

Janganlah bersedih. Karena takdir hidup hadir memang untuk menguji kesabaranmu.    Ini adalah kesekian kalinya aku mencoba menutup telinga saat mendengar gosip-gosip tentang kondisiku kini. Para manusia yang gemar sekali mengeluarkan komentar dari mulut mereka mulai mencurigaiku. Mereka merasa aneh dengan pola makanku yang semakin meningkat. Dan parahnya lagi, mereka seolah tahu tanggal berapa biasanya aku menstruasi. Ya Tuhan, hidup di lingkungan kerja seperti ini rasanya benar-benar menguji kesabaranku. Meskipun aku sudah berulang kali mengabaikan komentar mereka, namun tetap saja rasa jengkel kadang sering kali ingin meledak. Hingga rasanya bisa menghancurkan mereka semua. Tepat pukul 11.30, sebuah chat masuk ke dalam ponselku. Seperti biasa, setiap makan siang, Jek akan mampir ke k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN