Seperti inilah akhir hidupku, segala sesuatu yang terjadi bukanlah sebuah kebetulan. Karena menurutku semuanya yang terjadi adalah hasil dari keputusanku. Entah itu yang kupikirkan dengan baik, ataupun keputusanku yang mendadak sampai membuat banyak orang yang terluka di dalamnya. Tepat ketika usia kandunganku memasuki 9 bulan, aku dan pak Firman sama-sama pergi ke dokter untuk mengkonsultasikan proses kelahiran terbaik nantinya. Dokter yang sudah membantuku dari awal, dan juga merupakan dokter rujukan dari rumah sakit di Singapura, memberikanku pilihan. Aku bisa melahirkan normal, setelah dilakukan pengecekan segala macam tentang kondisi tubuhku dan dia yang masih berada di rahimku. Namun dokterku ini lebih menyarankan untuk caesar. Kutanya baik-baik apa alasannya memintaku untuk cae

