Mungkin aku kurang mampu melakukan hal besar untukmu. Tapi setidaknya aku bisa melakukan hal-hal kecil hingga berdampak besar dalam hidupmu. Aku melepas kepergian pak Firman dengan satu tanda tanya besar dalam pikiranku. Kenapa laki-laki itu merasa bersalah? Memangnya ada apa? Bukannya sampai saat ini aku belum melakukan permintaan terakhir Zia. Tapi entah kenapa sepertinya pak Firman sudah lebih dulu merasakan rasa bersalah akan sesuatu. Sambil berjalan ke parkiran motor, sejenak aku diam. Mulai kembali menimbang-nimbang keinginanku untuk memenuhi permintaan terakhir Zia, apa tidak membuat pak Firman semakin merasa bersalah nantinya? Lalu apa aku harus lupakan saja atas semua janji yang kuucapkan? Sebelum menghidupkan motor matic milikku, nada dering ponselku berbunyi. Seperti bia

