Menjadi Pria Sejati adalah Cita-citanya

1100 Kata

"Oh, Om tuh omnya Reno."   Wajah Erfan langsung cerah ketika mendengar Reno memperkenalkan dirinya sebagai Om dari Reno. Dia menjadi lebih terbuka dan tidak segan bertanya.   "Renonya ke mana, Om?"   "Dia di sekolah, kan masih jam sekolah." Reno menjawab sabar sembari tersenyum. Senyumnya lebar, tapi terasa sekali aura kesedihan menyengat senyum tersebut.   Erfan mengangguk paham. "Sebenarnya kenapa sih aku di sini, Om? Aku sakit apa? Om tahu di mana mamaku?" Erfan terus melontarkan pertanyaan demi pertanyaan, udah kayak kereta api bablas remnya.   Reno berpikir keras untuk menjawab, "Erfan sakit, jadi harus dirawat dulu di sini. Mama kamu sedang pulang, makanya dia minta Om dan Tante Alma untuk jagain Erfan sementara. Nanti mama kamu kembali ke sini."   Gue hanya memperhatikan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN