"Oh, Om tuh omnya Reno." Wajah Erfan langsung cerah ketika mendengar Reno memperkenalkan dirinya sebagai Om dari Reno. Dia menjadi lebih terbuka dan tidak segan bertanya. "Renonya ke mana, Om?" "Dia di sekolah, kan masih jam sekolah." Reno menjawab sabar sembari tersenyum. Senyumnya lebar, tapi terasa sekali aura kesedihan menyengat senyum tersebut. Erfan mengangguk paham. "Sebenarnya kenapa sih aku di sini, Om? Aku sakit apa? Om tahu di mana mamaku?" Erfan terus melontarkan pertanyaan demi pertanyaan, udah kayak kereta api bablas remnya. Reno berpikir keras untuk menjawab, "Erfan sakit, jadi harus dirawat dulu di sini. Mama kamu sedang pulang, makanya dia minta Om dan Tante Alma untuk jagain Erfan sementara. Nanti mama kamu kembali ke sini." Gue hanya memperhatikan

