Waktu seolah berhenti berputar selama beberapa detik, mata Asoka dan Asaki bertemu, mereka saling tatap cukup lama, tanpa mereka sadari posisi mereka belum juga berubah, Asaki masih tampak nyaman berada di atas tubuh Asoka. Sampai akhirnya Asaki merasakan ada benda yang mulai mengeras di bagian perutnya, dan membuatnya buru-buru beranjak dari posisinya. Ia membenarkan helaian rambutnya yang berantakan dengan gugup. "Kenapa kau masih di sini? Bukannya tadi kau ingin pergi?" Ucap Asaki sedikit canggung, ia masih belum berani melakukan kontak mata dengan Asoka. Asoka tak kalah canggung, ia segera bangkit terduduk, setelah sebelumnya tubuhnya terasa seperti tersengat aliran listrik hingga membuat sesuatu dalam dirinya bangkit. Astaga...! Asoka diam-diam bergumam frustasi, ia takut jika

