Asaki menemani Asoka beberapa saat di kamarnya, mereka duduk bersandar dekat ranjang dengan lampu penerangan dari senter ponsel milik Asaki. Asoka tampak seperti anak kecil yang sedang ketakutan, ia menggenggam erat lengan Asaki sembari menyenderkan kepalanya di pundak wanita itu. Sementara itu di luar, hujan makin lebat dan petir terus menyambar. Asaki berpikir, mati lampu mungkin akan bertahan sampai besok pagi, itu artinya ia akan terjebak dengan Asoka semalaman. Asaki memang sebal dengan Asoka, tapi melihat pemuda itu tampak tak berdaya, ia merasa iba, ia kadang juga kesal dengan sifat pengasihnya itu. Terdengar dengkuran harus dari arah sampingnya, rupanya Asoka sudah merasa lebih tenang dan akhirnya tertidur. Sedangkan dirinya sendiri juga sudah merasa lelah, setelah beberapa kali

