CFD

1514 Kata
Jangan Lupa tap love yah, koment dan check YouTube ErenKa Studio juga.. ==== Pov BG Semalam Abel curhat ke gue, sebenarnya gue heran sih, tumbenan dia curhatnya justru ke gue bukan ke sahabatnya. Tapi setelah gue dengar ceritanya ternyata para sahabatnya juga tidak menemukan jawabannya. === Flashback On "Hallo.." "Hai BG..ehmm sibuk nggak." "Enggak kok kenapa.." "Gpp cuma mau cerita dikit boleh" "Kalau sedikit gak boleh, wajib banyak..Ada masalah apa..??" "Kamu kok tau kalau aku ada masalah hemmb kamu bukan indigo kan..??" "Buaahhahahhah... yaa ampun Abel semua orang kalau mau curhat kan pasti ada masalah yang mau dicurhatin, yah nggak harus jadi anak indigo kann.." "Iy-Iyaa sih..hehheh." "Terus jadinya mau cerita apa." "Jadi semenjak kejadian di mall kemarin, kamu masih ingat kan yang di parkiran pas pulang." "He,emmmb masih banget, jadi masalah Metta." "Iyaa, kok aku ngerasa dia agak aneh, dan kalau ditanya enggak jawab, bahkan Dekka yang tanya pun gitu. sekarang udah gamau chat an di grup kita." "Teruss, masalahnya kenapa kamu menganggap kalau Metta ada apa2 sedangkan kalian berdua udah interogasi juga gak ada hasilnya kan. Hemmb mungkin dia sedang ada problem di keluarganya jadi gak bisa diceritakan karena masalah pribadi." "Tapiiiii...Hemmm gimana yahh kok aku ngerasa kayak dia cemburu sama aku yahh..??" "Jadiii maksud kamu si Metta suka sama aku gituu.??" "Entahhlah." "Yasudahlah besok kita ngobrolin lagi yahh kan mau CFD lebih enak bicara langsung daripada telp gini." "Ahiyaaa lupa..oke see u Bagass babay." "See u too my girl." *** Flashback Off °°••> Point penting dari obrolan gue adalah teka-teki diantara Abel dan Dekka, lalu apa sebabnya itu berhubungan dengan gue. Karena Abel sendiri sudah mentafsirkan seperti itu, gue gak mau sampai berpengaruh sama moodnya pada gue. Gue mending selesaikan ini besok biar Abel enggak merasa mengganjal tentang sahabatnya itu, dampaknya juga ke hubungan kita. Setidaknya gue tetap memberikan penjelasan ke Abel kalau kedepannya mending kita tidak perlu sering-sering keluar bersama jika kenyataannya dengan kebersamaan kita membuat Metta sahabatnya tidak nyaman. Dan sekarang gue nikmatin dulu hari gue bersamanya, bila perlu sehari penuh pun tanpa bosan. * * Back Author Bagaskara mengatakan bahwa dia akan datang menjemputnya pukul 5.30 dan Abel sudah bersiap sejak 10 menit yang lalu. "Bun Abel mau CFD ke Alun-alun sama temen, rencana nya sih sama Ai juga tapi si Ai belum ngabarin."jelas Abel pada bundanya, ia tahu jika minta ijin harus detail. "Hembb Ok, asal tujuan jelas no problem."jawan bunda "Abel sarapannya nanti dilokasi aja yah bun, takut muntah kalau joging perutnya kenyang." "Iyaahh sayangkuhh." sahut bunda lebay. "Bunda ihhh".Abel mendengkus melihat tingkah bundanya. "Yaudahh Abel pamit tuh teman Abel udah datang."lanjutnya "Ehhh kok gak disuruh masuk dulu sihh nak temennya." "Keburu siang bun entar parkirnya dapat yang jauh, Babay bunda sampein ke ayah yah."jawab Abel dan bunda belum menjawab si Abel sudah nggeloyor keluar.. "Wa'alaikumsalam, ehhh tuh anak yah main kabur aja sih mana gak pake salam lagi." monolog bunda. ∆∆∆∆ ΠΠΠΠ "Yuk berangkat."sapa Abel, BG tersenyum setuju "Hemmm BG habis sarapan nanti mau nongkrong dulu." lanjutnya saat motor BG telah melaju. "Boleh banget mau nongkrong sampai sore hayuuk." "Yahh enggak sampai sore juga mahh, kita lanjutin obrolan yang kemarin aku udah bawain kue nihh buat kamu." "Huwaaa mantaps."Jawab BG Setelah 15 menit perjalanan dan mendapat parkiran mereka langsung menuju tempat arena jogging. "Yuk mau muter berapa kali" tanya BG sambil meraih tangan Abel. "2 kali aja cukup mungkin yahh." "Hemm boleh tapi kalau gak kuat bilang yah, ini lapangannya besar." "iyaahh." Sampai mereka berputar 2 kali putaran dan sambil diselingin jalan santai mereka memutuskan untuk mencari bubur ayam untuk sarapan. "Nahhh ituu ada bubur ayam sekalian ajahh udah keringetan nihh." ucap BG sambil mengelap keringat Abel yang menetes. "Hahh hahhh..Hoshh iyaahh ternyata capek juga." jawab Abel sambil menarik nafas. "Makanya kurang olah raga, tadi juga lupa gak pemanasan." sahut BG "Hemmb iyaa lupa." jawab Abel sambil melipir menuju tempat penjual bubur ayam. "Pak Buburnya 2 minumnya teh hangat yah pak." ucap BG pada penjual Bubur "Yang satu gak pake roti yahh pak."sela Abel. "Ok beres non." sahut tukang bubur. "Kamu sering CFD an." tanya Abel "Enggak baru sama kamu." "Hemmm, kalau aku pernah sama ayah tapi di tempat dinas ayah." "Wahh seru donk." "Mari silahkan dinikmati." potong tukang bubur menyajikan Buburnya." "Maturnuwun bapak." "Hemmm, ramai tapi kebanyakan anggota TNI sama keluarganya sih, kalau disini kan merata banyak kalangan."lanjut Abel bercerita. "Kebanyakan cewek gitu yah ikut acara ortu, kalau aku semenjak udah gede yah pergi2 sendiri, kadang sama temen." "Aku sihh iya dari kecil selalu ikut ayah bunda ke rumdis kantor kalau liburan, yahh karena anak tunggal." "Yahh makanya nanti kalau kita nikah kalau bisa punya anak 2, 3 juga boleh." jawab BG, Abel menghadiahinya cubitan pelan di tangannya "Ishhh BG nihh, ngomongnya udah nikah-nikah mulu, belom waktunya." "Iyaa gapapa kan planning harusnya jauh-jauh hari iya kan." balas BG sambil menarik turunkan alisnya. "Iyaa deh terserah BG ajah." * * Post picture @ArabellaAra CFD for a good day BGskara, DekkaRtina, AirinHt, 230 likes 50 comments AirinHt Bell sorry gjdi ikoot. ArabellaAra it's ok maybe next time yess. KevinKev Gituu yahh cuzz sendiri, samperin ahhh DekkaRtina Nakal yahh BGskara mau berdua ajahh ogah ajak2 @KevinKev KevinKev Iyaaa Dehhh..gue ama Riki ajaa BGskara Sampek pada nyamperin hadiah bogem satu2.. KevinKev Ampunn bosskuhh see 40+ comments ====== "Komenannyaa yahh." ceplos Abel menanggapi BG, sang BG hanya mengedipkan satu matanya. "Dahhlahh bodo amat sama komenan orang, yuk mau nongkrong dimana." "Penumpang ngikut ajaah deh." "Ketempat Mbok Kar mau, nanti bisa numpang mandi juga." "Hemm boleh juga, Yuk." °°°°•••>>> Akhirnya mereka memutuskan untuk menuju ke warung mbok Kar. Selain bisa bebas dan juga lebih privacy tempatnya. Bukan berarti bisa terbebas dari kerempongan para sahabat BG. "Mbok numpang toilet."ucap BG "Iyaa monggo cah bagus, Ehhh sama si Non." "Iyaa Mbok, permisi numpat toilet yah." "Silahkan non." "Mbok buatin Es Milo 2 yang satu es nya dikit ajah." kata BG pada mbok, dibalas jempolan sama mbok Kar. "Pada darimana kok barengan, bocah2 pada kemana." "Dari alun-alun mbok, jogging berdua aja. Anak-anak paling bentar lagi kesini." jawab BG "Sudahh, Seger banget yahh." Lanjutnya saat melihat Abel keluar dari toilet. "Segeeer banget, udah gerah dari tadi." "Yaudah gantian aku mandi dulu yahh tunggu di gazebo biasanya okay." sahut BG, Abel mengangguk paham. * * Sepuluh menit kemudian BG menghampiri Abel dengan membawakan pesanannya. "Nihh, Minumnya." "Hemmb makasih." "Jadi curhatnya." "Iyahh, kalau misal apa yang aku katakan kemarin benar kita harus apa" Ucap Abel sambil mengeluarkan bekal kue buatannya. "Maksud kamu kalau Metta benar2 cemburu sama kita, menurut Abel yang terbaik gimana, apapun itu aku yakin kamu bisa ngatasinnya." "Kalau lebih dari itu..??" "Kalau Metta suka aku maksudnya,?" tanya BG dan diangguki Abel. "Kamu yakin disekolah hanya Metta saja yang suka aku." Lanjutnya dan Abel pun menggeleng lemah. BG meraih tangan Abel menggenggam erat. "Listen, sekarang aku tau arah pikiran kamu kemana. Kamu sayang aku nggak." "Sa..sayang." kata Abel terbata sambil menunduk. "Lihat mataku." ucap BG sambil mengarahkan wajah Abel untuk melihatnya. "Kalau kamu sayang sama aku, terus apa kamu harus ngorbanin perasaan kamu sedangkan kita sama2 berjuang untuk hubungan ini. Jika kamu gak mau ngelukai perasaan Metta dengan rasa cemburunya, itu artinya kita harus mengurangi intensitas pertemuan kita. Atau kamu mau selama ada Metta kita harus pura-pura gak kenal.??" Abel terkejut dengan ucapan BG, bahkan sampai detik ini dia tak punya niatan seperti yang dikatakannya. "Kenapa kamu bilang gitu, aku gak ingin sampai kita harus bermusuhan." jawab Abel. "Yahh itu tandanya kita jalani keseharian kita selama berada di dekat Metta sama seperti biasanya, akan tetapi tidak selamanya kita harus seperti ini Abel..!! "Seandainya memang benar Metta ada perasaan sama BG..!! Abel menghela nafas menjeda perkataannya. "Hemmmp kalau benar,. BG mau jalanin backstreet." lanjutnya sedikit memelankan suaranya. "Kalau Backstreet tandanya kita pacaran dong." ucap BG sedikit menggoda. "Yahh kita emang gak pacaran tapi kita menjalani hubungan kedekatan, maksud backstreet disini aku menjaga perasaan Metta saat ada dia, dan disaat bersamamu aku akan bersikap seperti biasanya. Aku gak mau menyakiti Metta dan aku juga ingin tetap menjaga hatimu."Jelas Abel sambil bibirnya sedikit bergetar menahan tangis. "Abel gue selalu cerdas menyikapi segala hal, gadis yang selalu bijak saat menyelesaikan masalah.. aku ngerti maksud kamu jadi jangan pikirkan berlebihan apa yang sedang kamu takutkan sekarang." ucap BG sambil merengkuh gadis itu saat melihat matanya berkaca-kaca hendak mengeluarkan air mata. "Hemm, iyaahh." jawabnya dan bersamaan meluncur air matanya. "Sudah lega sekarang." tanya BG "Hemm, makasih yahh." * * Tanpa disadari keduanya ternyata ada ketiga sahabat BG yang menyaksikan perbincangannya. Mereka akhirnya tau jika selama ini ada permasalahan diantara keduanya. "Ternyata Abel rapuh yahh." Ucap Riki "Hemmb, kalau udah urusan sahabatnya dia gak mau salah langkah bro, apalagi disangkutkan sama Bagas gue gak nyangka dia bisa setegar itu." sahut Wira "Kadang apa yang kita lihat belum tentu fakta yang sebenarnya terjadi." ceplos Kevin "Tumben waras loe Vin." "Otak loe gak geser." "kambing loe berdua, dikira gue sakit apa."balas Kevin. "Yuk samperin mereka." * * * Apapun yang sebenarnya terjadi aku pasrah, Aku serahkan kepada semesta. Jika ia berpihak maka aku akan tetap berpijak. Arabella ====== Edisi part agak panjang.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN