Haii,,hai readers
Sudah mampir di ErenKa Studio belum, tonton video Abel yang direkam oleh BG saat dipantai di ErenKa Studio yahh.
Jangan lupa tap Lonceng dan Lope juga koment yang banyak yahh readers.
Happy Reading..
♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪♪•••••♪♪♪♪♪♪♪♪
Setelah menghabiskan waktu berlibur bersama guna menghealing pikiran, kini giliran mereka berkutat dengan aktivitas lainnya.
Abel dengan setia menemani BG yang sedang latihan dikompleks rumahnya.
Dua hari lagi akan diadakan penyisihan, meski belum mendapat jadwal setidaknya mereka sudah mempersiapkan fisiknya.
Dengan ditemani berlatih para sahabatnya, BG sangat antusias mengingat lawannya cukup berat.
Orlando dari kelas X-1, sedangkan Gamaliel dari kelas X-3.
Bagas sudah pernah mempelajari cara bermain mereka saat pertandingan lomba yang diadakan OSIS.
Moment bagusnya kini Orlando mungkin tengah fokus pada pencalonan Ketua OSIS.
Sedangkan Gama dia sudah pernah bertemu dibabak penyisihan Lomba.
"Ubah gaya mainnya, jangan stuck yah."
Saran Abel pada BG sebelum latihan dimulai.
Bagas paham terkadang dia juga butuh kritik, dukungan dari sahabatnya.
Hari ini sparing dengan teamnya, cukup baik setelahnya dia coba berlatih three point shoot.
Semakin banyak tekhnik yang dia pelajari dan kuasai maka itupun menjadi poin penting untuk menjadi kapten basket utama.
Dalam babak penyisihan mereka harus berhadapan dengan salah satu dari Tim inti Basket Sekolah angkatan 31 yang di Kapteni oleh Rendi.
Mengingat Rendi dan Daffa dua Top most wanted senior mereka itu pun kini tengah sibuk dalam pemilihan Ketua OSIS.
Senin jadwal Penyisihan Kapten Basket Sekolah, sedangkan di OSIS memasuki masa kampanye.
Kandidat Ketua OSIS ada 3, Airin sahabat kecil Abel dengan Mentor Arabella, Orlando dan Anggada.
Sedangkan di Kandidat Kapten Basket Putra Orlando, Gamaliel, dan Bagaskara, ketiganya merupakan sosok tampan nan rupawan.
Di OSIS Mentor Arabella Airin, di Kapten Basket Bagaskara pun tengah terlibat kedekatan dengan Abel.
"Nihh minum dulu, tenaganya jangan terlalu diforsir." ucap Abel.
"Iyaa, besok aku buat istirahat full biar staminanya balik."
"Kamu kalau butuh apa-apa kemana-mana sama aku aja dulu Bell, hehhe," celetuk Kevin sambil nyengir kuda.
Jangan ditanya BG mungkin tanduknya hampir keluar jika tidak paham maksud candaan sahabatnya itu.
"Kan elo biar istirahat buat senin Gas, bener tuh ada Kevin yang berniat untuk menggantikan sementara."sahut Riki, Abel pun sudah mengulum senyum.
"Emang besok mau ada kemana." tanya BG.
"Enggak kemana-mana kok, paling dirumah aja."jawab Abel.
"Nahh kalau ada keperluan gue siap 8-6 ditempat."ceplos Kevin.
"Iyaaah, kan lebih aman kalau sama Kevin Gas."lanjut Riki.
Mereka asyik mengobrol santai sampai menjelang sore.
~•~~••~~•••~
The date....
Sedari pagi, Abel sudah siap berangkat bersama Airin. Dia juga sudah memberikan kabar pada BG pukul 8-10 akan menemani Airin Kampanye sedangkan setelahnya dia baru bisa mengikuti pertandingan babak penyisihan.
Babak penyisihan dimulai pukul 10 pagi, jadwal menyusul saat acara dimulai. Sahabat BG sangat antusias, mereka sudah menyiapkan perbekalan seperti camilan dan minuman.
Sebenarnya Abel yang sudah menyiapkan hanya saja diserah terimakan pada sahabat BG karena Abel akan mendampingi Airin terlebih dahulu.
Setelah jam menunjukan pukul 10 tepat Abel dan sahabatnya sudah merapat di tribun indoor lapangan basket.
BG dan para sahabatnya sudah terlebih dahulu disana karena BG akan melakukan pemanasan.
Setelah jadwal penyisihan keluar, para kandidat berkumpul untuk menghadap Kapten Basket inti Putra Rendi untuk melakukan Tekhnikal meeting.
Bagas mendapat bagian ke 2 lawan Daffa sedangkan sisanya dengan tim inti basket putra. Rendi selaku juri tidak ikut serta turun ke babak penyisihan.
Tahap awal penyisihan adalah penilaian untuk Tekhnik yang dikuasai, tahap berikutnya baru sparing versus tim inti.
Untuk penjurian ada 3 orang Pak Sam guru Olah raga, pak Heri dari Kesiswaan, dan Rendi Ketua Basket Inti.
Technical Practice..
Saat Technical practice Abel diminta mendekat ke pos tim BG oleh sahabat2nya. Tentu saja gadis itu paham, karena Abel merupakan support system sang Bagaskara.
Hasil penilaian Tahap pertama BG poin BG unggul mendapat total 277, Orlando 274, Gama 265.
"Gas jangan lengah tetap fokus meskipun sudah unggul, mungkin saja mereka bisa bangkit." ucap lirih Riki.
BG mengangguk lalu menoleh kearah Abel.
"Ada saran."tanya BG.
"Nothing's, tetap fokus jangan stuck tetap belajar pada sikon."jelas Abel.
Terlihat singkat namun ada beberapa pesan bermakna didalamnya.
"Apa aja tadi Gas."goda Kevin.
"tetap fokus, jangan stuck, dan pelajarin situasi dan kondisi."Ucap Wira lirih, sedangkan Abel mengulum senyum, ternyata mereka begitu memperhatikan ucapannya.
"Aku kira gak ada yang dengerin lohhh."celetuk Abel, Sontak BG dan sahabatnya tergelak tawa.
"Aduhh, suara emas loe terlalu mahal terbuang percuma kalau enggak didenger Abel, Loe kasih BG kritik dan saran yang membangun pun sama dengan kita."sahut Riki.
"Ibarat kata yah Bell, BG yang loe kasih ilmu, kita juga manfaatin."lanjut Wira.
"Sayang banget kalau kita enggak ikut belajar Bell, biar otak pinteran dikit kudu sering-sering main sama elo kalik yahh."Ceplos Kevin.
"Elo aja yang otaknya separuh, kita mahh enggak."sahut BG.
"Iyaain aja deh biar cepet."
Babak penyisihan tahap pertama selesai tahap kedua akan dilaksanakan esok hari.
Untuk mengembalikan stamina hari ini BG tidak melakukan latihan, dalam artian dia berusaha tidak memforsis tenaganya agar esok harinya prima.
Keesokan harinya..
Hari ini Abel dan Airin hanya melakukan sebaran pamflet karena masa kampanye sudah dimulai dan akan berakhir samapi hari jumat, hari sabtunya masa tenang khusus kandidat Ketua OSIS.
"BG mulai tanding jam berapa Bell."
"Belum ngabarin mungkin selepas jam kampanye berakhir."
"Kalau sebelum jam kampanye selesai loe tinggal aja, BG juga butuh elo."ucap Airin.
"iyaa Ai, nanti aku tinggal kamu nanti dibantu anak-anak yah."
"Gue denger BG unggul yahh."
"Alhamdulillah, tapi kan tetep terus usaha karena bye one nya berat lawan kak Daffa."jawab Abel.
"Aduhhh, gawatt belom-belom udah versus berat."
"Gamasalah harus tetap semangat aja."
"Fix elo sekarang kudu temenin si BG biar gak tegang, udah sono cari tuh anak." paksa Airin pada Abel.
"Astagaaa, iyaa Ai elahhh, emang mobil mogok pake dorong-dorong segala, yaudah bye." pamit Abel lalu mencium pipi Airin.
"Salamin BG yahh, keep fight."
"He,emmb, guys titip Ai yah."teriak Abel kepada para sahabatnya.
Para sahabat Abel pun mengangguk dan mengacungkan jempol kepada pertanda paham.
Sesampainya di tribun indoor Basket, Abel mencari-cari keberadaan BG dan kawan-kawan. Setelah dapat menemukan sosoknya, ia segera menghampiri mereka.
Bagas yang tengah berfokus pada arahan Riki dan Wira tak mengetahui keberadaan Abel yang menuju ke arahnya.
"Lhoo Bell udah kelar kampanye nya." Sahut Kevin yang menyadari keberadaan Abel di dekatnya.
"Belum sih, tapi udah dibantu Dekka dan yang lain jadi aku kesini aja, gimana mulai jam berapa."jelas Abel lalu bertanya pada mereka.
"Belum mulai, masih belum ada konfirmasi dari panitia." ucap BG lalu mengulurkan tangannya untuk meraih tangan Abel dan mengarahkannya untuk duduk didekatnya.
"Lhaa mumpung ada Abel gue sama Kevin beli makanan sama minuman dulu yah."sahut Wira dan menyisakan Riki, BG dan Abel.
Tiga puluh menit berlalu Tahap kedua penyisihan sudah dimulai, 10 menit yang lalu Gama sudah memulai sparing dengan Tim inti Basket sekolah, sedangkan BG dijadwalkan pada set ketiga dengan Daffa.
Hasil akhir tahap kedua Gama memenangkan pertandingan, sedangkan Orlando gagal melawan Tim inti, kini giliran BG melawan Second inti team yaitu Daffa.
Abel sudah menduga bahwa sparing antara BG dan Daffa bakal alot sempat tertinggal jauh, BG mampu mengejar point dengan memperbanyak three point.
"Kayaknya BG punya strategi deh." bisik Riki pada Abel.
"Entahlah, aku takut kak Daffa bisa mencium strateginya." jawab Abel.
"Semoga BG dapat mengatasinya."
"Hemmmb."
Riki dan Abel terus mengobrol, sedangkan Kevin dan Wira lebih fokus pada permainan.
BG tertinggal satu point sedangkan waktu hanya tinggal 6 detik, tanpa disangka dari tengah lapangan BG mengarahkan ke ring berharap ada keajaiban. Semua terfokus pada laju bola yang dilempar BG.
Deg..deg.
deg..deg..
deg..
Blaammmm...dan bola masuk tepat tiga angka tanda kemenangan sang Bagaskara.
Abel melompat kegirangan, suasana ketegangan terurai dengan teriakan-teriakan dari para sahabat BG dan juga fansnya.
Daffa terlihat memberikan ucapan Selamat pada BG
Nilai akhir tahap 1 dan 2
Bagaskara 277+90 = 367
Orlando 274+ 80 =354
Gama 265 + 85 =353
Kemenangan Tipis antar Orlando dengan Gama mengantarkannya kebabak selanjutnya melawan Bagaskara yang menang telak. Babak final dilanjutkan besok, Pertandingan seru dan sengit antara BG vs Daffa bahkan membuat viral seantero SMA TUNAS KELAPA.
~~~••~~~••~~~••~~~
Pertandingan Final perebutan posisi Kapten team Basket Putra angkatan 32 akan segera dimulai, nampak tribun yang sudah hampir terisi penuh.
Hingga menit ke 30 point BG masih unggul skor 25-40 menyisakan sekitar 15 menit Orlando harus melakukan tambahan point yang cukup banyak jika ingin menang atas Bagaskara.
Pertandingan Final nyatanya tak semenarik saat sparing antara BG dan Daffa pada babak penyisihan hingga skor akhir ditutup BG dengan kemenangan telak 32-50.
Orlando mengakui permainan BG memang layak jika menyandang kapten basket sekolah menggantikan Rendi.
"Horeeee,..."
"Huaaa, boskuuh menang"
"Dan dengan ini kapten team basket inti sekolah angkatan 32 adalah Bagaskara Hermawan dari kelas X-4.
Dariawal sudah terlihat bakatnya, permainannya menarik, penuh strategi dan cerdik saat bermain.
Menampilan permainan yang Epic saat melawan Daffa Second leader.
Selamat untuk Bagas semoga kamu membawa sekolah kita menjadi yang lebih baik lagi." pidato Rendi saat serah terima emblem Kapten Basket Putra SMA TUNAS KELAPA.
Setelah melakukan serah terima jabatan dari Rendi, BG menghampiri sang gadis pujaan yang selama ini selalu berada disisinya.
Dari kejauhan dia merentangkan tangannya.
"Thanks yahh my support system. Your always my Lucky's one." ucap BG, Abel yang berada di dalam rengkuhannya tersanjung dengan perkataannya.
Sadar masih berada di lingkup sekolah, BG melepaskan pelukannya.
"Teruss..terus aja bos kita-kita se tribun jadi obat nyamuk nihh."celetuk Kevin.
Yang merasa panas dingin melihat kebersamaan mereka sebenarnya buanyaak, jatuhnya iri sih. Namun bagi Abel dan BG tak masalah asal mereka akan selalu menciptakan kebersamaan.
Semoga spirit BG selalu tersemat dalam dirinya, dan semoga skillnya selalu terasah semakin berkembang.
~
~
~
You said i'm your Lucky's one, I hope that words always be remembered.
Arabella.