Pak Aly : Saya menyimpan rekaman panggilan bersama ayah kamu. Kamu mungkin membutuhkannya. Maaf kalau saya lancang. Alyandra langsung membuka ponselnya dan mencari di mana hasil rekaman dari pembicaraan sang ayah saat itu. 'Alyandra, kamu memang gak tau diri. Kamu beneran gak mau transfer ke Ayah? Kamu jadi anak itu harusnya berbakti--' Sampai di sana, ia tidak menemukan suara lain yang ia duga kalau Aly menutup panggilan itu secara sepihak. Gadis itu menangis tanpa bisa dicegah lagi. Kondisi tubuhnya yang sudah mulai membaik itu pun kembali lemah. Entah, apa yang kini ada dipikiran sang ayah hingga tega mengatakan hal itu. "Yah, di mana letak Al tidak berbakti? Al capek!" pekiknya. Membiarkan semua kesakitannya keluar, Alyandra menangis dan berteriak sejadi-jadinya. Toh, tidak akan

