Theo mengusap lembut kepala Arabella. "Udah, tidur ya," kata Theo. "Istri Daddy, Cantika bagaimana? Nanti dia sendirian di rumah," tanya Arabella. "Istri Daddy akan ke sini segera membawakan baju untukmu dan dia sangat mengkhawatirkanmu," jawab Theo. "Aku sudah sangat menyusahkan Daddy ya," kata Arabella. "Tidak, Baby. Sudah, jangan membahas hal yang tidak penting, sudah malam," balas Theo. Arabella menutup matanya lalu ia menggenggam tangan Theo dengan erat membuat. Theo tersenyum melihat Arabella menjadi anak yang penurut saat ini. "Kalau mau seperti anak penurut, Daddy senang tapi kalau caranya harus begini Daddy jadi sedih," gumam Theo mengusap lembut tangan Arabella. Cklek Pintu terbuka dari luar dengan perlahan menampilkan Cantika yang baru saja datang bersama Jeff. Cantika m

