Zara terkikik geli mendengar perkataan Thomas yang lebay. "Kamu ini sekarang pintar sekali menggombal," ejek Zara. "Sama kamu aja kok aku gombalnya," balas Thomas. "Nih, rasakan," kata Zara mencubit pipi Thomas. "Aw, aw, sakit, Zara," rengek Thomas. Seketika wajah Zara menjadi panik. Ia mengusap pipi Thomas dengan lembut. "Maaf, apa sesakit itu?" tanya Zara. Thomas tersenyum. "Kamu kena prank," jawab Thomas sambil tertawa terbahak-bahak. Zara mencubiti pinggang Thomas berkali-kali sampai Thomas meminta ampun. "Nakal sih," kata Zara. Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi mereka. Mata wanita itu mengeluarkan air mata. "Kenapa nasib putriku seperti ini?" gumam Aina. Dia merasakan hatinya sakit mengingat penderitaan yang dialami Zara selama ini. Aina menghapus air mat

