SF 29

1698 Kata

“Gak usah pura-pura, sakit ‘kan ini?” suara Alice terdengar cemas. Waktu telah menunjukkan hampir tengah malam. Sejak satu jam lalu sebenarnya semua penghuni rumah keluarga Arjuna ini telah memasuki kamarnya masing-masing untuk beristirahat, termasuk Andra dan Alice yang menempati dua kamar tamu yang berbeda. Namun, setelah keadaan tampak sepi, Alice keluar dari kamarnya menuju kamar Andra untuk memastikan keadaan pria itu. Ternyata, Andra pun belum terlelap. Banyak yang terlintas di pikirannya hingga ia pun tak bisa segera memejamkan matanya. “Ya pasti sakitlah kalau kamu pegangnya ditekan-tekan gitu,” sahut Andra sambil mendesis melebih-lebihkan rasa nyerinya dan membuat Alice berdecih. “Kenapa kamu langsung batalin pertunanganmu begitu saja? Kenapa gak pelan-pelan dulu ngomongnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN