Sepeninggal Wilman, Hendra dan Fauzian aku berbincang-bincang bersama Om Irwan mengenai banyak hal. Aku sedikit mengorek mengenai rumahnya yang dulu. Aku tahu, hanya dari Om Irwan-lah aku dapat mengetahui bagaimana kondisi rumahnya dahulu. Dengan mengetahui semuanya akan memudahkanku dalam mencari celah membongkar semua misteri ini. Setelah berbincang dengan Om Irwan aku berjalan-jalan di halaman rumah. Aku nikmati udara yang masih segar dan sehat. Aku tidak tahu sampai kapan aku dapat menikmati segarnya udara. Sampai kapan aku mampu bernapas. Aku berjalan menuju ayunan yang ada di halaman. Aku duduk dibatas ayunan sama seperti Sandra dan Cassy yang suka duduk di atas ayunan di rumah terdahulu. Ku pejamkan mataku mengingat semua apa yang diberitahukan mereka kepadaku. Mengingat bagaiman

