Aku tersadar dari pingsanku. Aku mencoba memfokuskan pandanganku. Perlahan pandanganku mulai fokus kembali. Tiba-tiba aku teringat dengan apa yang aku lihat barusan. Aku bergidig ngeri. Aku tidak pernah menyangka jika Sandra dan Cassy meninggal dengan cara seperti itu. Kembali aku teringat akan kondisi teman-temanku. Apa yang akan terjadi pada mereka? Apakah mereka akan bernasib sama dengan Sandra dan Cassy. Aku segera berdiri dari tempatku. Aku mencoba untuk keluar dari tempat ini. Aku berjalan ke arah dimana aku masuk tadi. Sialan... tempat tadi sudah tidak seperti saat awal aku masuk tadi. Tempatnya sudah penuh dengan banyak orang. Aku tahu mereka pasti warga desa. Aku berpikir dengan keras bagaimana aku agar bisa sampai ke depan memdekati patung itu. Pating yang sungguh sialan. Saa

