Bab 41

850 Kata

Semuanya telah terlelap dalam tidurnya. Tapi aku tidak bisa memejamkan mataku sama sekali. kantuk seolah menjauh dariku. Aku masih merasa bahwa semuanya adalah salahku. Salahku yang terlalu egois untuk melindungi teman-temanku hanya karena mereka bersikap tidak baik padaku. Orang tuaku tidak pernah mengajarkanku untuk bersikap demikian, tapi kenapa aku sampai bersikap demikian? Aku beranjak dari kamar dan pergi ke ruang keluarga. Aku melihat Ferdi dan Arif tidur di depan televisi sedang yang lainnya tidur di kamar. Sempat terpikir untuk duduk disana, tapi aku takut jika Arif dan Ferdi terbangun akan merasa takut karena mengiraku sebagai hantu. Aku pun beranjak ke ruang tamu. Di sini aku bisa tanpa takut orang lain merasa terganggu dengan kehadiranku. Aku bisa memikirkan semuanya dengan t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN