Aku mulai bersiap untuk pergi—kembali mencari Lia. Aku mengenakan pakaian berbahan kaos agar mudah menyerap keringat. Bajuku berlengan tiga per empat dan begitupun dengan celana yang aku kenakan juga panjanngnya tiga per empat. Ku menguncir rambut panjangku menjadi seperti ekor kuda. Tidak lupa aku kenakan topi berwarna cerah agar matahari tidak membakar kulit wajahku. Selama aku KKN aku memang tidak pernah mengenakan pakaian di atas kutut atau baju berlengan pendek. Aku menghargai tradisi di sini dan juga menjaga kesopanan sebagai seorang tamu. "Kamu sudah siap?" tanya Ferdi. Hari ini aku memang pergi hanya berdua dengan Ferdi. Aku sengaja hanya pergi berdua agar tidak ada yang harus aku lindungi. Aku tahu di antara kami berempat, aku, Ferdi, Arif, dan Evi, Ferdilah yang memiliki ke

