Bab 28

722 Kata

Sakit... itu yang aku rasakan saat aku membuka mataku. Perlahan aku menelisik senti demi senti tubuhku. Lebam... itu yang aku temukan dari tubuhku. Badanku rasanya baru saja di pukul beratus-ratus orang hingga remuk dan tulang-tulangnya patah semua. Aku coba menggerakakan badanku, tapi rasanya bagai tubuhku ini di tercabik ribuan pisau. "Aawww...," teriakku menahan sakit. "Di, kamu sudah bangun? Syukurlah," kata Evi. "Aku di mana?" tanyaku "Kamu ada di kamar. Semalam setelah kejadian itu kami mencarimu, beruntung kamu kami temukan tidak jauh dari posko," kata Evi. "Siapa yang menyelamatkanku?" tanyaku. "Entahlah Di, kami menemukanmu pingsan di sana," kata Evi. Perlahan aku mulai ingat kejadian semalam saat aku di tarik paksa oleh genderewo, makhluk yang sangat menakutkan itu. Teman-

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN