“Berapa biaya atas pengobatan ibu Diandra?” “Maaf, anda siapa?” “Saya anaknya.” “Baiklah, ini tagihannya, Pak.” Nominal yang tak banyak, dan Vivian harus merelakan tubuhnya untukku? Lalu dengan laki-laki lain, apa sama dengan alasanmu saat ini, Viv? Semua administrasi beres, dan tindakan akan segera di lakukan. Aku hanya menatap dari jauh, dimana ranjang tidur ibu Diandra di dorong, dan dibawa keluar dari ruangan, sedangkan Alisa yang kini beranjak dewasa mengikuti dari belakang. Gadis kecil yang dulunya sering usil kepadaku. Bayangan demi bayangan kembali melintas, aku yang bukan apa-apa, dan dari kasta rendahan ini, mampu diterima oleh keluarga Vivian, orang tuanya begitu baik, berbeda sekali dengan anaknya yang arogan itu. Mungkin uang bisa merubah segalanya, hingga kini uang kem

