Bab 15

994 Kata

Bab 15Tentang wasiat yang ditinggalkan oleh Jacob menjadi hal serius untuk Rachel dan sang suami. Biar bagaimana pun juga, ia harus mendapatkan warisan itu sebelum jatuh pada Frans yang notabenenya cucu pertama dari putra pertama. “Ada perlu apa ibu memintaku bertemu di sini?” tanya Drako. Ia menarik satu kursi lalu mendudukinya. Drako menyapu pandangan sebelum mulai duduk tenang menghadap ke arah ibunya. “Sepertinya salon sedang sepi,” ucapnya. Rachel menghela napas dan angkat bahu. “Tidak juga, ada belasan orang yang datang pagi tadi.” “Baguslah,” ucap Drako. “Ada apa ibu memintaku datang, aku bahkan baru saja menyelesaikan meetingku.” “Oh, iya, bagaimana dengan proyekmu?” Rachel bertanya dengan nada antusias. Untuk sesaat dia lupa tujuannya meminta putranya datang kesini. Wajah Dr

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN