Bab 23Mayumi duduk sambil menata baju di ruang laundry. Tidak ada siapa pun di sini karena pelayan lain sedang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Ini sudah pukul lima, semua pelayan mulai menyiapkan menu untuk makan malam. “Aku merindukan ibuku,” gumam Mayumi. Sudah satu minggu Mayumi tidak bertemu dengan ibunya. Kalau sedang rindu, Mayumi hanya akan menelepon di jam malam sebelum tidur. Itu pun sangat singkat karena Mayumi tidak mau suaranya mengganggu yang lain. “Bisa tolong carikan aku kemeja biru.” Seseorang bersuara dari arah belakang membuat Mayumi spontan menoleh. Mayumi bergegas berdiri dan menundukkan kepala. “Tuan?” “Mayumi? Kupikir Emely,” ucap Drako. “Tuan butuh apa?” tanya Mayumi dengan sopan. Drako menggaruk tengkuknya dan berdengung. “Aku sedang mencari kemeja biru

