SELAMAT MEMBACA *** Aruna berjalan pelan, sambil tangannya sibuk mengayunkan bungkusan yang dia bawa. Otaknya tengah berfikir apa yang akan dia katakan nanti saat bertemu Arjuna. sudah empat hari sejak kedua orang tuanya membahas perihal lamaran ayah dan bunda malam itu. Dan sudah empat hari juga, Aruna berfikir. Tapi entah kenapa, empat hari ini juga Arjuna tidak mengatakan apapun. Seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Aruna sendiri merasa canggung untuk memulai obrolan mengenai lamaran tersebut. Dia ingin Arjuna menanyakan jawabannya. Pasti akan dia jawab langsung. Aruna membuang nafasnya dengan pelan saat kakinya sudah menginjak halaman rumah Arjuna. "Bang Juna..." panggil Aruna saat melihat Arjuna menaiki mobilnya. Sepertinya laki-laki itu ingin pergi. Aruna langsung mengampiri Ar

