SELAMAT MEMBACA *** "Assalamu'alaikum." "Waalaikumsalam." Setelah mengucapkan salam, Arjuna langsung masuk kekamarnya. Bahkan menyapa kedua orang tuanya saja tidak. Abi dan Utari yang sedang berada di ruang tamu, hanya saling pandang dan menggeleng pelan. Brak ... Tiba-tiba terdengar suara pintu di tutup dengan keras. Utari hanya bisa mengusap dadanya dengan pelan saking terkejutnya. "Mendingan ayah segera pesan pintu baru, tidak lama roboh itu pasti pintu kamar atas." Ucap Utari pada Abi. Abi hanya bisa terkekeh mendengar ucapan istrinya. "Gimana hasil rencana Bunda kemarin. Jangan sampai gagal kalau tidak mau pintu kamar roboh." Abi balik bertanya pada istrinya. "Ini, ayah pijitin dulu pundak bunda. Capek, apalagi kalau mikirin anak ayah yang satu itu. Rasanya pundak bunda

