SELAMAT MEMBACA * * * * Aruna menghela nafasnya dengan kasar. Menyesap segelas jus mangga di hadapannya dengan malas. Kedua temannya, Reni dan Salsa yang duduk di hadapan Aruna pun merasa heran. Tidak biasanya Aruna diam. Biasanya Aruna akan terus mengoceh tiada henti. Tapi kali ini diam, entah pergi kemana suara perempuan itu. "Kamu sakit Run?" Tanya Reni pada Aruna. Tidak tahan untuk diam akhirnya dia memilih bertanya. Aruna hanya menggeleng dengan malas. Bahkan menjawab pertanyaan temannya saja dia malas. Reni dan Salsa saling pandang lalu kemudian menggeleng pelan. Sedangkan Aruna memilih sibuk mengaduk gelasnya untuk mengusir kebosanan. Tapi namanya bosan, ya tetap saja bosan. Bukan tanpa alasan Aruna terlihat tidak semangat. Alasannya tentu saja karena satu manusia yang katan

