SELAMAT MEMBACA *** "Abang takut," ucap Aruna langsung menyembunyikan wajahnya di belakang punggung Arjuna. Jangan lupa tangannya yang terus saja memukul-mukul punggung Arjuna berkali-kali. Mereka tengah menonton film horor yang sangat menyeramkan. Apalagi suasana gelap yang mereka ciptakan semakin membuat film yang tengah mereka tonton semakin menguji adrenalin. "Kalau takut, tidak usah nonton Runa." Ucap Arjuna dengan sedikit kesal. Besok hari kerja dan gadis itu juga harus kuliah pagi. Tapi malam ini dia justru di paksa untuk duduk menemani nonton film horor hingga hampir tengah malam. Yang sebenarnya hanya Arjuna yang menonton, sedangkan Aruna sibuk menutup mata dan bersembunyi di balik punggungnya. "Nyalakkan lampunya, jangan gelap-gelapan begini. Bikin sakit mata," Arjuna ing

