SELAMAT MEMBACA * * * "Mbak marahan ya sama Bang Juna?" tanya Armaya langsung saat memasuki kamar kakak perempuannya itu. Armaya duduk di tepi ranjang, sedangkan Aruna sedang berbaring dengan malas meluruskan punggungnya yang terasa lelah sambil menikmati sejuknya kipas angin. "Mana ada, kata siapa?" ucap Aruna dengan santainya. "Bohong, Bang Juna datang-datang kok mukanya masam. Aku tanya aja cuma diam, langsung masuk kamar. Nutup pintunya keras lagi." Ucap Armaya terdengar seperti aduan pada Aruna. Aruna hanya diam, mendengarkan ucapan Armaya. Sebenarnya mereka tidak marahan, hanya saja memang menurutnya Arjuna kebanyakan diam tadi. "Ya Mbak mana tau. Kenapa tidak tanya langsung sama Bang Juna. Ngapain tanya Mbak. Orang Bang Juna yang tiba-tiba diamin Mbak kok. Tapi kalau di fik

