Adi melemparkan tas nya begitu sampai di dalam kamar yang bernuansa gelap miliknya. Ia sangat kesal sekali hari ini. Kenapa kakak sepupunya itu harus kembali lagi ke tanah air? Kenapa tidak tinggal dan menetap di Negera kangguru itu saja sesuai dengan habitat nya. Sangat mengesalkan! "Adi, turun yah. Biar kita makan." Adi dapat mendengar sayup sayup sang kakek yang memanggilnya, tapi karena sedang dalam keadaan yang sangat kesal sekali, Adi tidak menyahut memilih tidur tengkurap di atas ranjang besar miliknya. Tok! Tok! Tok! "Nanti Adi turun kek!" Teriaknya yang membuat ketukan di pintu itu berhenti. Tapi tak lama suara pintu kamar yang terbuka kuncinya terdengar membuat ia menoleh kan kepalanya ke arah pintu tersebut. Di sana, tepat di depan pintunya berdiri kakak sepupu laknat

