Kevin menatap kedua orang di hadapannya dengan aneh. Kenapa dengan ayah dan sepupu nya? Mendadak menjadi orang sok misterius seperti itu coba? "Kenapa sih?" Tanya Kevin dan Rendy yang melihat raut wajah polos sang putra tidak bisa menjawab tawanya. Ia terpingkal-pingkal di atas ranjang dengan wajah yang memerah karena tawa. "HAHAHAHA... YA AMPUN KEVIN." Adi yang berada tepat di sebelah Rendy mengusap telinga nya yang terasa tuli seketika setelah teriakan milik Rendy terdengar nyaring. Semoga saja gendang telinga nya tidak bermasalah. "Kenapa sih?" Tanya Kevin ulang. Rendy menepuk ranjang di sebelah nya agar sang anak lebih dekat. Setelah Kevin duduk di sana ia mendekatkan bibirnya ke telinga Kevin sampai membuat pemuda itu bergidik geli. "Yah, mau ngapain sih? Geli tau." "CK, kam

