Bab 55 : Cerita Jefri

1827 Kata

Keesokan harinya di sekolah, Adi yang memang datang terlambat karena harus menghadiri rapat penting di kantor sebagai awal ia memimpin perusahaan dikejutkan dengan kehadiran Arda yang mengajar di kelasnya. "Adi, telat?" Tanya nya tajam yang membuat siswa lain bergidik ngeri, sedangkan Adi sendiri sudah melatih mental nya sesuai arahan sang paman untuk terlihat biasa saja di tengah rasa was-was menatap arda. "Seperti yang terlihat." Jawab nya dengan santai. Beberapa siswa lain yang melihat respon Adi yang begitu santai memekik pelan takjub. "Cukup berani, mungkin kalau guru lain bakal memaklumi kamu sebagai cucu pemilik sekolah. Tapi saya tidak!" Adi duduk di atas meja barisan pertama dekat dengan pintu, menatap sengit Arda. "Ralat, gue pemilik sekolah ini." Setelah mengatakan itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN