Labirin Manusia Gagal : 24

2501 Kata

“Aku nggak mau ke kampus dulu.” Aku yang tengah menalikan ikat sepatuku mendongak sedikit, Vannesa datang dengan pakaian yang sudah siap akan pergi ke kampus tapi mohon maaf lahir batin sekali dia tidak ingin pergi ke kampus katanya pagi ini. Lalu, untuk apa aku menjemputnya pagi-pagi buta begini kalau dia tidak ingin pergi ke kampus? Dia kemudian duduk di hadapanku, memanyunkan bibir dan sesekali melirik keluar pagar halaman rumahnya. Rupanya dia masih takut jika diluar sana masih banyak wartawan yang menunggui dirinya atau salah satu dari penghuni rumah ini untuk diwawancarai, padahal di depan sana saat aku datang tadi sudah tidak ada wartawan yang terlihat. “Terus?” kataku, sembari kembali menalikan ikat sepatuku yang satu lagi. Dia tidak langsung menjawab, sepertinya dia sedang kebi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN