Labirin Manusia Gagal : 55

1591 Kata

"Benci banget gue kalau pergi naik motor, rambut suka berantakan gini nih jadinya!" Gerutu Yoga. Dia ini macam abege abege yang baru mekar ya ngeluhnya. "Emang mobil lo kemana, Yog?" Tanyaku. Yoga manyun. "Ada, sih. Cuma 'kan, tadi gue buru-buru ke sini. Kalau naik mobil pasti gue kena macet." "Nggak naik mobil juga lo kena macet, jalan dari jam 4 sampe sini jam setengah 6. 'Kan ngaco lo mah." Masih sambil mendengarkan gerutuan Yoga, aku berjalan ke arah meja dan mengambil ponselku. Mengecek notifikasi yang muncul, aku sempat berdecak singkat karena yang kutemui hanyalah spam text dari Vannesa yang tidak penting. Kutaruh ponselku kembali di atas meja dan berjalan menghampiri Yoga. Dia masih bercermin, membenarkan tataan rambutnya yang berantakan karena dia datang menggunakan motor. Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN