Labirin Manusia Gagal : 80

1114 Kata

"Anaknya Tinje." Jawab Putra setelah kami meninggalkan rumah itu cukup jauh. Sekarang, aku dan Putra sedang dalam perjalanan menuju tempat anak buahnya menyekap Desi. "Tes DNA?" Putra mengangguk mantap dan mulai menceritakan semuanya kepadaku, perihal kenapa dia bisa sebenci itu kepada Tinje. Awalnya, Putra mengira itu adalah anaknya sendiri. Ketika istrinya mengatakan dia hamil setelah menceritakan perihal kejadian itu, Putra masih mengira bahwa itu adalah anaknya. Namun tes DNA membuktikan semuanya, Putra dan anak itu tidak ada hubungan darah sama sekali. Putra marah, dia bahkan sempat ingin mengubur anak itu hidup-hidup, tapi dia tdak tega. Karena seumur hidupnya, dia tidak pernah menyakiti anak kecil. Jadi dia biarkan anak itu hidup, diberi nama panjangnya dan identias. Tapi tetap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN