Tiba di dalam lantai lima, masih sedikit para karyawan yang sudah duduk di bangkunya. Karena, memang terlalu awal bagi mereka untuk berangkat ke kantor. Kedatangan Belinda, mengacaukan sarapan pagi Jaxton bersama Jack dan juga Anas. Tapi tak masalah baginya. Andrew telah mempersiapkan sarapan pagi di ruangan kerjanya sesuai dengan perintah yang di berikan Jaxton. Keduanya pun sudah saling berhadap-hadapan. Duduk di atas sofa, dengan tangan yang menggenggam sendok dan garpu. "Makanlah," kata Jaxton. "Ya. Kamu juga," balas Anas. Keduanya menyantap makanannya dengan keadaan tenang, tidak banyak berbicara. Di pertengahan menyantap makanannya, Anas menguap. Dengan punggung tangan kanannya, Anas menutup mulutnya. Jaxton memperhatikan gerak Anas sedari tadi. "Apa kau mengantuk?" Anas meno

