BAB57- MURKANYA ANAS

1118 Kata

"Belinda, si pengacau ini," gumam Anas dalam hatinya. "Kau sedang apa di sini?" Tatapan tajam, Jaxton hunuskan tepat di kedua bola mata Belinda. "Sedang apa? Aku di sini berlibur. Tidak sengaja bisa bertemu denganmu. Bukankah ini sebuah keberuntungan?" Belinda menoleh sekilas ke Anas. "Begitukah. Baiklah, silahkan di lanjut." Jaxton menoleh ke Anas. "Ayo kita jalan," ajak Jaxton masih menggenggam erat telapak tangan Anas. Keduanya berjalan, melewati Belinda yang merasa terhina dengan sikap Jaxton. "Nona Anas." Panggilan dari Belinda, kembali menghentikan langkah kaki keduanya. Anas menoleh ke belakang dengan di ikuti Jaxton. Anas tersenyum. "Ya Nona, Belinda. Apa kau punya sesuatu ingin disampaikan denganku?" "Aku sudah berjanji, tidak akan tinggal diam kali ini." Anas membatin. De

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN