"Night Ghost berada di koordinat ini!" Cecilia menunjukkan sebuah koordinat dari perangkat elektroniknya. Batrice dan Felton saling melirik di dalam mobil, menunjukkan tatapan curiga. Eduardo yang mengemudi, penasaran dengan informasi yang dibagi oleh Cecilia. "Dari mana kau tahu?" Beatrice mengerutkan kening. "Aku meretas ponselnya!" Felton dan Beatrice saling berpandangan lagi. "Kau tahu nomor ponsel Night Ghost? Bahkan sanggup meretasnya?" Kenapa bibinya berubah menjadi sosok yang menakutkan begini? "Aku bahkan tahu nomor rumahnya. Tapi setengah tahun terakhir ini dia tidak kembali!" Ya Tuhan. Setan apa yang merasuki bibinya sehingga ia bisa menyimpan informasi sesensitif ini? Benarkah ia adalah bibinya? Sungguh mengerikan. Beatrice bergidik ngeri. Beatrice tadinya berpiki

