"Rindu?" Mata Cecilia yang biasanya datar, kini dipenuhi ekspresi jijik. "Aku sudah lama tak menggunakan kata itu di antara kita!" Cecilia mengokang senjatanya, berjalan mendekat hingga menemukan jarak yang pas, dan menodong Night Ghost dengan moncong pistol otomatisnya. "Jey, katakan di mana aku harus menembakmu!" Beatrice yang menyaksikan adegan ini masih cukup syok. Hubungan mereka … suami istri? Kapan bibinya menjalani pernikahan? Oh Ya Tuhan. Semua hal ini membuat pikiran warasnya mengalami degradasi. Ada kebencian yang menyala-nyala di mata Cecil. Jenis kebencian yang telah tertumpuk sekian lama. Jenis kebencian yang telah terbentuk dengan melewati banyak proses. Dengan bijak, Felton tidak ingin ikut pembicaraan masalah ini lebih dalam dan segera mengambil langkah untuk men

