Lynelle tahu ada yang tidak beres saat ia mulai berjalan menuju kamar yang Edgar gunakan untuk bersenang-senang dengan dua wanitanya. Apa pun alasan yang membuat Edgar memanggil Lynelle di pagi buta seperti ini, pasti bukan alasan yang cukup baik. Lynelle bisa menjamin itu. Tetapi sebagai orang yang baru saja mengenal Edgar, Lynelle mau tak mau penasaran dengan apa yang akan ia temukan. Eduardo hanya bisa mengantarkan kepergian Lynelle hingga di pintu pembatas sayap utama. Dia tak bisa menemani Lynelle lebih jauh lagi. Dari sini hingga ke ruang kamar paling ujung, Lynelle harus mengkondisikam hatinya sendiri. Lynelle mengusap kedua tangannya saat ia tiba di depan kamar yang digunakan Edgar malam ini. Ada suatu aroma asing yang mengganggu penciumannya. Lynelle mulai menebak aroma terseb

