Lynelle berbalik pergi dari ruang kerja. Saat dia keluar, Edgar masih berdiri di tempat yang sama, menunggunya. Lynelle menatap wajah Edgar yang semakin menawan dari hari ke hari. Dia tersenyum kecil, bingung harus bertindak seperti apa. "Apakah pembicaraan kalian berakhir baik?" Edgar penasaran. Lynelle hanya bisa menahan nafas, semakin bingung harus menjawab apa. Ruang kerja adalah sebuah ruang yang dilengkapi dengan peredam suara. Seheboh apa pun orang di dalamnya, tak akan bisa diketahui orang lain. Begitu juga dengan pembicaraan Lynelle dengan Felton yang baru saja terjadi. Jadi, pada akhirnya, Edgar hanya bisa mengira-ngira apa yang mereka obrolkan. Dilihat dari penampilan wajah gelap Lynelle, sepertinya pembicaraan mereka tidak begitu baik. "Sudahlah! Tak perlu kau pikir

