Kesalahan? Lynelle tersenyum miris. Ya. Dia pernah menciptakan kesalahan. Melakukan aksi percobaan pembunuhan yang pada akhirnya gagal dan mengakibatkan Lynelle dalam situasi kacau. Hidupnya, ibu angkatnya, anaknya, nasibnya, semuanya tak lagi sama. Apa lagi yang bisa ia akui sekarang? Bahkan, berdiri di hadapan Edgar secara langsung, rasanya Lynelle tak lagi memiliki wajah. Lelaki ini pernah ingin ia bunuh. Bagaimana andai saat itu dia berhasil? Lynelle pasti menanggung dosa pembunuhan dalam hidup selamanya. Sebuah dosa yang pastinya akan memggerogoti sisa nurani. "Maaf, Sir. Silakan jika anda berinisiatif untuk mengantarkan saya!" Lynelle menunduk, memberikan keleluasaan bagi Edgar untuk melakukan apa pun yang ia kehedaki. Edgar meraih wajah Lynelle, mengusap lembut kulitnya yan

