Part 12 Rina menghembuskan nafas panjangnya, lalu menatap ke arah Rian yang saat ini tengah memerhatikannya, seolah bocah itu paham bila mamanya sedang tidak baik-baik saja. Namun sebagai orang tua, tentu saja Rina tidak ingin putranya itu mendengar hal atau perkataan buruk tentang papanya. Itu lah mengapa Rina menyunggingkan senyumnya dan mengusap puncak kepalanya, ia berniat memintanya untuk sementara pergi dari sana. "Rian, Mama boleh minta tolong?' "Boleh, Ma. Mama mau minta tolong apa?" "Rian mainnya di ruang tamu dulu ya, bawa mainan Rian ke sana, Mama mau bicara sebentar sama Kakek." Mendengar ucapan Rina, yang Rian lakukan hanya menoleh sekilas ke arah kakeknya lalu mengangguk menyetujuinya. "Iya, Ma." Rian menjawab patuh lalu mengambil mainannya dan membawanya ke ruang tamu,

