bc

Don't @Me

book_age18+
0
IKUTI
1K
BACA
badgirl
tomboy
princess
drama
highschool
superpower
crime
school
brutal
villain
like
intro-logo
Uraian

Elena gadis kaya raya yang pendiam yang memiliki tampilan tomboy , karna sifatnya yang pendiam, dan juga cara berpakaiannya yang seperti brandalan, dia tidak memiliki seorang teman satupun apa lagi yang namanya tambatan hati.

Bahkan di rumahnya orang tua Elena yang jarang berada di rumah semakin membuat Elena bertambah kesepian .

Untuk mengatasi rasa kesepiannya Elena menjadi seorang pembunuh bayaran, hanya untuk mengusir rasa kesepiannya dengan cara yang berbahaya.

Namun seiring berjalannya waktu Elena bertemu orang-orang yang mungkin bisa merubah hidupnya, dan mengusir rasa sepinya yang selama ini dia alami

chap-preview
Pratinjau gratis
Elena
"Perkenalkan namaku Elena kalian bisa memanggilku El," Aku perkenalkan diriku di depan kelas dan Aku melihat tatapan yang bermacam-macam yang tertuju pada diriku "Ok baiklah, kalau gitu silahkan duduk di kursi mu!" perintah Ibu Guru yang berada di sampingku ini. Aku pun, berjalan menuju bangku yang berada di barisan belakang , saat berjalan, Aku mendengar suara bisik-bisik dari bangku yang baru saja Aku lewati "Lihat , tampilan anak itu apa dia seorang brandalan?" Aku yang terbiasa mendengar kata-kata itu pun, mencoba mengabaikannya, lalu Akupun akhirnya sampai di bangkuku. "Hy,, salam kenal namaku Tia" Terdengar suara seorang wanita yang berada di sampingku, Lalu Aku menoleh ke arahnya, Akupun melihat seorang gadis muda seusia ku dengan rambut nya yang panjang dan kriting , gadis ini nampaknya ingin mencoba berkenalan denganku, dengan menyodorkan tangannya ke arahku, yang ingin berjabat tangan denganku. "Oh iya " balas ucapku dengan nada dingin kepada Gadis yang bernama Tia itu, tanpa membalas jabatan tangannya! , namun Gadis itu masih menyodorkan tangannya ke arahku tapi Aku tetap tidak menghiraukannya dan Aku pun mulai memalingkan pandanganku darinya. Saat Aku memalingkan pandanganku tangan Gadis itu pun akhirnya turun , nampaknya dia keheranan dengan sikapku ini. Aku membuka isi tasku dan mengeluarkan bukuku yang ada di dalamnya , saat aku melihat bukuku , Aku kembali teringat kejadian dua minggu lalu sebelum Aku bereda di kelas ini. [Dua minggu lalu] "Apa kau di keluarkan lagi dari sekolah? ini sudah kedua kali nya kau di keluarkan dari sekolah ,Mau jadi apa kau ini ha!!." Aku hanya tertunduk diam saat wanita yang merupakan Ibuku ini sedang mencomooh Ku. "Aku tak menyangka putri kecilku , yang dulu nya menggemaskan ,sekarang berubah menjadi prempuan yang sering membuat onar," Aku yang mendengar suara seorang pria yang baru saja datang pun ,langsung menoleh ke arah suara pria itu, yang merupakan ayahku. Ayahku pun mulai duduk di sampingku dan menatap ke arahku ,dengan wajah yang terlihat kesal dan Aku pun menapatnya kembali dengan tatapan kosongku. "Hey ,Elena , Ayah beri kau satu kesempatan lagi !, jika kau masih mengacau lagi di sekolah barumu nanti kau akan Ayah sekolahkan ke luar negeri" Ucap Ayahku mengeretak, Namun Aku menanggapinya dengan biasa saja karna menurutku di mana pun, Aku bersekolah semua akan tetap sama. "Baik sekarang buka halaman 18" Ucap Bu Guru yang menyadarkan Ku dari kejadian itu Saat jam istirahat Aku mencoba keluar kelas untuk menulusuri sekolah ini untuk mencari tempat dimna Aku bisa sendirian , Aku pun mulai berjalan menuju keluar kelas ,namun saat Aku berjalan ,Aku melihat empat wanita sedang berkumpul dan menatap sinis kepadaku . Salah satu dari empat wanita itu adalah Tia teman semejaku , nampaknya dia sedang membicarakan tentangku kepad tiga temannya itu! , mungkin soal sikap Ku padanya pagi ini. Aku pun tak peduli dengan mereka berempat dan terus melanjutkan perjalanku , Sekolah baruku ini nampaknya cukup luas dengan fasilitas yang lengkap , tapi seperti sekolahku yang lama tatapan-tatapan orang-orang yang melihatku ,seakan terkejut dengan tampilan Ku yang urak-urakan ini. Aku pun yang merasa canggung dengan tatapan mereka, Aku pun mulai mempercepat langkah kakiku , Hingga akhirnya aku bisa menemukan tempat di belakang sekolah yang sepi dengan bangku yang berada di bawah pohon Aku pun mulai bersandar di bangku itu "Sekolah ini sangat membosankan" gumamku "Ya kau benar sekolah ini sungguh membosankan" Terdengar suara dari belakang pohon dan aku pun mencoba melihat apa yang ada d balik pohon itu. Terlihat seorang pria sedang tidur di belakang pohon itu, Pria itu cukup tinggi dengan wajah yang menurutku cukup tampan , Tiba-tiba pria itu membuka kedua matanya yang terpejam dan melihatku yang berdiri di samping nya. "Oh apa kau si murid baru yang di bicarakan orang-orang itu" Ucap pria itu kepadaku sambil bangun dari tidurannya , "Cepat pergih kau dari sini" ucapku yang mencoba mengusir pria itu dari tempat ini. "Hy tapi aku yang berada di sini duluan kan kenapa tidak kau saja yang pergih" ucap pria itu kepadaku . Aku yang tidak mau berurusan lama-lama dengan pria itu pun mencoba mengalah! , dan pergih dari tempat ini tapi, tiba-tiba pria itu mendahului langkah kakiku "Ahh pindah ahh" ucap pria itu sambil terus berjalan . Aku yang mendengar pria itu bicara seperti itu pun ,langsung menghentikan niatku untuk pergih dari tempat ini. Tapi di saat Aku memperhatikan pria itu yang berjalan ,ternyata dia hanya berpindah ke sebelah pohon yang tak jauh dari pohon yang Aku tempati. Lalu pria itu pun melanjutkan tidurnya di balik pepohonan itu, "Si sialan itu" gumam Ku kepada pria itu , Tapi karna dia nampaknya tidak mengganggu ku, aku pun mencoba menerima kehadiran pria itu di dekat tempat Aku berada. Di saat Aku sedang asik duduk di bangku sambil menikmati sejuknya tempat ini, tiba-tiba Aku melihat dua orang pria yang menuju ke arahku , semakin mereka mendekati Ku ,semakin terlihat jelas perawakan kedua pria tersebut, satu pria dengan rambut botak nya dan satunya lagi dengan jambul anehnya . "Hoi ada seorang gadis rupa nya di sini " ucap pria dengan jambul aneh, kepadaku dengan tatapan yang menerutku cukup m***m. " hmm pakaian mu seperti brandalan saja sungguh tidak pas dengan wajah cantik mu" ucap pria botak yang berada di depan ku Aku hanya diam saja mendengar ocehan kedua pria itu . "Kenapa kau hanya diam saja nona ! siapa namamu?" lanjut ucap pria botak itu sambil ku lihat tangannya yang mencoba menyentuh rambutku. Aku yang tak ingin di sentuh pria botak itu pun ,langsung menghentikan tangan kanan pria botak itu dengan tangan kiriku. "Ohh kamu nakal ya menyentuh ku dulu,,,,,," Sebelum pria botak itu menyelesaikan kata-katanya Aku menarik tangan pria botak itu, dengan kedua tangan kurusku ini ke belakang bangku dimana aku duduk ,hingga pria botak itu jatuh dan menghantam pohon yang berada di belakang bangku yang Aku duduki ini. "Ahhh, dasar wanita sialan" ucap pria jambul aneh itu kepadaku yang nampak nya kaget melihat ku melemparkan teman nya , Pria jambul aneh itu pun mencoba menarik Aku berdiri dari tempat duduku , tapi sebelum dia menyetuh kerah bajuku ,Aku yang melihat kedua kakinya melebar , lalu Aku menendang biji sakralnya yang berada di tengah kedua pahanya itu "aghhhh sialan kau wanita jala,,," Sebelum pria jambul aneh itu mengucapkan kata-kata kotor nya kepadaku , Aku berdiri dan memegang jambul anenya itu dan membanting kepalanya ke bawah tanah hingga dia tak sadarkan diri "Ahh nampaknya kau tidak membutuhkan bantuan ku!" Aku yang terkejut mendengar suara itu pun menoleh , dan ternyata si pria yang tidur di pohon sebelah sudah berada di belakangku tanpa Aku sadari "Hy kenalkan namaku nico" ucap pria itu sambil menjulurkan tangan kanan nya di hadapanku.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
31.0K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

TERNODA

read
199.1K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.3K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.1K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
67.2K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook