Adelia tidak berani menatap siapapun yang berada di ruangan ini. Termasuk Aiden yang duduk dengan tenang. Sesekali pria itu menyesap wine dan mencuri pandang kearahnya. Adelia masih merasakan bibirnya yang panas karena ciuman gila yang di lakukan oleh Aiden. Ciuman yang berhasil membunuh seluruh saraf Adelia. Ciuman yang sebenarnya bisa membawa mereka ke ranjang dan menghabiskan malam dengan begitu nikmat. Namun, Adelia sangat bersyukur. Malam ini dia tidak hanya berdua dengan Aiden. Adelia tidak ingin berujung dengan penyesalan karena melakukan sesuatu yang seharusnya tidak di lakukan. "Jadi tujuan kalian ngumpulin kita di sini mau apa?" Tanya Alexander, dia menatap kearah Daniel dan Stephani yang duduk berdampingan. Kedua orang itu sama-sama tersenyum. Saling tatap. Dan siapapun

