Bisma Ardhana Tubuhku langsung lemas mendengar Aulia datang bulan, padahal sudah dari siang tadi aku menahannya. Kalau tahu ternyata seperti ini, seharusnya siang tadi aku melakukannya. Argh, benar-benar sial. Aku keluar kamar langsung menuju kamar ibu, aku tidak mau Aulia masuk angin di kamar mandi. Segera kuketuk pintu kamar ibu, “Bu – Ibu …. “ Suara langkah kaki dari kamar terdengar, kurasa ibu belum tidur. Wanita tersayangku itu menatap heran padaku. “Kenapa? “ tanya ibu terlihat khawatir. “Ibu punya pembalut? “ tanyaku berbisik takut ada yang mendengar, apalagi jika Kevin dengar pasti akan sangat memalukan. “Ibu sudah tidak datang bulan, mana punya ibu barang itu. Kamu beli sana di mini market depan,” jawab ibu, aku kecewa mendengarnya mana mungkin aku beli bara

