Part 17

1530 Kata

Aulia Azzahra Mas Bisma memaksaku untuk ke kantor manajemen, aku pasrah dengan apapun permintaan Mas Bisma. "Mas, bukannya aku menolak. Aku sudah menandatangani kontrak dan pasti kita harus bayar penalti," ucapku seperti yang tertulis dalam kontrak, dan itupun tidak sedikit. Untuk bayar penalti tabunganku masih kurang karena sebagian sudah aku kirimkan untuk paman di kampung. "Mas tahu. Sudahlah yang penting sekarang adalah membebaskanmu dari dunia itu," jawab Mas Bisma tanpa beban. "Tapi, Mas, bayarnya nggak sedikit," ucapku tidak enak. "Sayang, uang tidak ada artinya dibanding kamu." Mas Bisma menatapku lekat dan tangannya membingkai wajahku. Setelah memberi kecupan di keningku, Mas Bisma melajukan mobilnya menuju tempat manejemen yang menaungi para model. Setelah sampai,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN